Aku akan masih lama untuk punya anak. Nah, aku hanya tidak ingin nanti kalau pas aku punya anak, kakek nenek mereka sudah tak kuat lagi menggendong atau mengajak jalan-jalan.

Tanggal 1! Hoooeeyyyy!!!
Saatnya gajian. Sudah ga sabar buat ngambil gaji yang mulai bulan ini aku dapet kenaikan.

Sorry belum ngucapin salam.
Assalamu'alaikum.

Jadi, cerita di atas itu kejadiannya pas 1 kemarin. Beberapa hari setelah itu, aku ke Indomaret buat beli pulsa. Di negara yang berkembang, revolusi selalu memakan korban. Dan untuk revolusi ekonomi, korbannya adalah para penjual pulsa yang pada akhirnya kalah bersaing dengan Indomaret dan toko-toko besar yang menawarkan pelayanan lebih baik.

Aku sampai di Indomaret. Mau beli pulsa, tapi kok rasanya ga enak yah kosongan pergi ke kasir? Akhirnya aku putuskan membeli susu buat ibu dan ayah. Setidaknya aku harus membeli 3 kotak untuk persediaan satu bulan. Dan sebagai seorang lajang, aku mulai menghitung harganya...

...dan aku menyadari harganya terlalu mahal...

Tuhan... Apa yang harus aku lakukan...?

Sebenarnya aku tidak terlalu keberatan. Tapi bulan ini aku ingin, sungguh ingin, beli HP baru. Karena HPku benar-benar sudah bikin stress. Lah touch screen-nya saja sudah tidak layak digunakan. Hanya bisa digunakan untuk telepon. SMS? Lupakan.

Tapi kalau ngotot dengan HP, terus susu bagaimana? Masak ndak jadi beli susu?

Dulu saja pas aku kecil, orang tua rela berhemat buat beli susuku. Masak sekarang susu buat orang tua kalah dengan mudahnya dengan sekedar keinginan beli HP baru?

Sejenak aku diam berpikir. Sesekali aku mondar-mandir di lorong Indomaret. Melihat gelagatku yang mondar-mandir, pasti orang bisa berpikir aku punya niat ga baik. CCTV yang tertempel di dinding itu sedang mengintaiku dengan curiga, lensanya yang awas tak lepas sekedip pun...

...sejenak...

...hingga lama...

...dan aku masih berpikir...

Hmmm. Masih bingung. Ndak ada clue sedikit, tah?

...aku kembali berpikir...

...

...

...

Hingga akhirnya aku putuskan.

...

...

Aku beli susu. Titik!

...

Pikirku, akan ada banyak waktu dan uang untuk sebuah HP baru. Nanti, esok, atau lusa. Tapi hanya akan ada satu momen untuk orang tua. Dan sekali hilang, tak akan bisa ditebus.

Aku akan masih lama untuk punya anak. Nah, aku hanya tidak ingin nanti kalau pas aku punya anak, kakek nenek mereka sudah tak kuat lagi menggendong atau mengajak jalan-jalan.

Yah, silly reason. But whatever...

Oke, tiga kotak susu suplemen tulang untuk orang tua. Masukkan ke keranjang. Jangan lupa pulsanya. Bayar, dan pulang.

 

Yang habis beli susu,
Rhana Rhadhiyant