Supervisor di kantor pernah bilang, "Berbentuk bagaimanapun istri kita nanti, kalau sudah jadi istri kita, tetap saja akan berasa cinta." Nah, motor juga seperti itu, berbentuk apapun motor kita, kalau sudah jadi motor kita, ya akan jadi istimewa.

Jadi hari Minggu kemarin ibu mengenalkanku dengan si Vixy. Yah, karena si Vega sebelumnya sudah sudah tak mampu lagi melayani libidoku walau ia harus mengerang-ngerang bergoyang sebinal-binalnya. Sudah dipaksa sampai limit. Tapi tetap saja, rasanya hambar. =D

Eh, tapi libido apa dulu, nih? Itu tuh, libido di jalan raya. Libido berkndara maksudnya. Bukan yang lain. =)

Cerita sebelumnya, saat itu sudah beberapa hari aku tidak dengan si Vega kalau berangkat ke kantor. Kakinya sakit, jadi jalannya pincang. Kasihan. Jadilah akhirnya tiap hari pinjam motor adikku.

Nah, suatu ketika saat aku berkutat dengan tugas di kantor, ibu sms tanya stnk si Vega. Lah, pertanda ini, si Vega akan dijual. Dan benar, saat pulang, aku sudah tidak lagi menjumpainya. Sedih. =’(

Tapi hari minggu kemarin ibu mengajakku ke rumah calon mertua dan mengenalkanku dengan si Vixy. Wih, cakep. Kesemsem di dalam hati dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Langsung saja deh dipinang yang warna kulitnya putih seputih ras Kaukasia. Hari itu juga si Vixy diarak ke rumah dibarengi dengan pak penghulu. Ijab kabul tuntas dilakukan, mas kawin dibayar tunai! Sah? Sah? Sah!!!!

Dan malamnya langsung deh bercinta di malam pertama. Begitu ditunggangi, langsung berasa bedanya. Lekuk body-nya, mulus kulitnya, halus suaranya, dan enteng goyangannya. Si Vega? Siapa tuh? Sudah lupa! Sudah move on! =D

Itu kejadian minggu kemarin. Hari ini tadi pas santai menulis artikel, tiba-tiba dapat sms kalau surat nikah si Vixy sudah bisa diambil. Hore! Langsung ambil biar besoknya bisa diajak ke mana-mana dan ga takut kena razia pasangan gelap tanpa izin. Ups, maksudnya surat nikah itu stnk, dan razia itu razia motor bodong. Yah begitulah. =D

Si Irin pernah bilang, kalau si Vixy ini adalah hadiah ibu untuk ulang tahunku nanti. Ya iya, sih. Ulang tahunku kan sebentar lagi. Haha, kebetulan. Jarang-jarang diberi hadiah ulang tahun, sekalinya langsung diberi pasangan baru. Eh, maksudnya motor baru. =D

Si Vixy ini ga istimewa sebenarnya, sama seperti saudaranya di luar sana. Masih standar pula. Cuma bedanya, si Vixy ini punyaku, makanya dia istimewa di hatiku. Ya iyalah, masak iya menjadikan istimewa motor punya orang lain? Ga mungkin, dong.

Supervisor di kantor pernah bilang, "Berbentuk bagaimanapun istri kita nanti, kalau sudah jadi istri kita, tetap saja akan berasa cinta." Nah, motor juga seperti itu, berbentuk apapun motor kita, kalau sudah jadi motor kita, ya akan jadi istimewa.

Hari Rabu kemarin sempat terjadi insiden, sih. Waktu itu aku hendak bercengkerama dengan si Vixy. Standar tengah dipasang dan mesin dihiupkan dengan gear di posisi netral. Ada ayah dan ibu juga. Lah, si Irin ikut nimbrung dan langsung naik ke Vixy. Dia betanya tentang kopling. Aku ajarin dikit, "Gini lho..." kopling ditarik, gear dimasukkan ke 1, dan kopling dilepaskan. Tiba-tiba terdengar suara, "Klontang klontang klontang!". Kontan aku matikan mesin. Lah, ternyata ban belakang itu masih dikunci bagian rantainya dengan gembok safe lock. Tahu kan? Itu gembok yang biasanya warna putih dan sangat kuat. Besi gembok yang berbentuk "U" terjepit di dalam rantai. Dan induk gemboknya hancur!

Aku periksa ada beberapa kerusakan. Aduh, yaapa ini. Baru dipinang udah luka-luka. Sedihnya bukan main. Terhitung tutup rantai pecah dan swing arm benjol sendikit. Aku langsung terdiam dan mengoperasi kaki Vixy-ku yang malang.

Untungnya luka yang dialami tidak merembet ke bagian vital. Yang harus ganti paling cuma tutup rantai tadi. Dan yang paling untung adalah, ayah, ibu, dan si Irin yang ada di dekat Vixy tidak kenapa-napa. Bayangkan jika saja, induk gembok yang hancur tadi terlempar ke arah ayah, ibu, atau Irin. Itu induk gembok keras dan tajam ujung-ujungnya. Ga bisa membayangkan. Tapi syukur cuma Vixy yang sedikit luka. It’s Ok.

Maaf ya Vixy. Nanti akan aku belikan tutup rantai baru, deh. Sabar, yah. Kamu tetep yang paling cakep dan mulus, kok...

Sudah ah, aku mau mengelus-elus kulit putih halus si Vixy dulu. =)

Vixy Depan Vixy Belakang

 

Yang sedang kesemsem,
Rhana Rhadhiyant